KOMPUTER DAN MEDIA PEMBELAJARAN

0
451

TUGAS MATA KULIAH KOMPUTER DAN MEDIA PEMBELAJARAN

NAMA                        : Hesti parawati

NIM                            : 8720318150036

DOSEN PENGAMPU : Ayu Nurul Amalia, S.Kom., M.Pd

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI

UNIVERSITAS PANCA SAKTI BEKASI

Tahun Ajaran 2020/2021

MANUSIA TEMPAT DAN LINGKUNGAN

Tujuan pembelajaran

  • Setelah kegiatan pembelajaran dilaksanakan,peserta didik diharapkan dapat
    • menjelaskan pengertian konsep ruang
    • Menjelaskan pengertian interaksi antarruang
    • Menyebutkan contoh interaksi keruangan antar wilayah diindonesia
    • Menyebutkan contoh interaksi keruangan yang terjadi diwilayah

 

Pengertian Manusia dan Lingkungan.

Pengertian Manusia.

Manusia adalah Makhluk hidup ciptaan tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan hukum alam, mengalami kelahiran, pertumbuhan, perkembangan, dan mati dan seterusnya, serta terkait serta berinteraksi dengan alam dan lingkungannya dalam sebuah hubungan timbal balik itu positif maupun negatif.

Pengertian Lingkungan.

Lingkungan adalah Suatu media di mana makhuk hidup tinggal, mencari penghidupannya dan memiliki karakter serta fungsi yang khas yang mana terkait secara timbal-balik dengan keberadaan makhluk hidup yang menempatinya, terutama manusia yang memiliki peranan yang lebih kompleks dan rill

Hakikat dan makna lingkungan bagi manusia

Manusia hidup pasti mempunyai hubungan dengan lingkungan hidupnya. Pada mulanya, manusia mencoba mengenal lingkungan hidupnya, kemudian barulah manusia berusaha menyesuaikan dirinya. Lebih dari itu, manusia telah berusaha pula mengubah lingkungan hidupnya demi kebutuhan dan kesejahteraan. Dari sinilah lahir peradaban –(Istilah Toynbee)- sebagai akibat dari kemampuan manusia mengatasi lingkungan agar lingkungan mendukung kehidupannya. Pada hakikatnya, manusia dan lingkungan sangat berhubungan erat, manusia tidak mampu memenuhi kebutuhannya apabila tidak ada lingkungan.

Menurut pasal 1 Undang-Undang No.23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup,dinyatakan bahwa liingkungan adalah kesatuan semua benda,daya,keadaan dan makhluk hidup,termasuk manusia dan perilakunya,yang memengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.

Lingkungan dapat pula berbentukl lingkungan fisik dan non fisik.Lingkungan alam dan buatan adalah lingkungan fisik. Sedangkan lingkungan nonfisik adalah lingkungan sosial budaya dimana manusia itu barada.

Arti Penting Lingkungan Bagi Manusia adalah sebagai berikut :
1.      Lingkungan merupakan tempat hidup manusia. Manusia hidup, berada, tumbuh, dan berkembang di atas bumi sebagai lingkungan.
2.      Lingkungan memberi sumber-sumber penghidupan manusia.
3.      Lingkungan mempengaruhi sifat, karakter, dan perilaku manusia yang mendiaminya.
4.      Lingkungan memberi tantangan bagi kemajuan peradaban manusia.
5.      Manusia memperbaiki, mengubah, bahkan menciptakan lingkungan untuk kebutuhan   dan kebahagiaan hidup.

Pentingnya lingkungan hidup ini telah disadari oleh masyarakat internasional, Hal ini
Tercermin dari adanya Hari Lingkungan Hidup Sedunia,yang selalu diperingati oleh masyarakat pada tanggal 5 Juni, Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dimaksudkan untuk menggugah kepeduliaan manusia dan masyarakat pada lingkungan hidup yang cenderung semakin rusak.

Hubungan Antara Lingkungan dan Kesejahteraan Hidup Manusia

Setelah kita tau hakikat dan makna lingkungan bagi manusia kita dapat menarik kesimpulan bahwa manusia dan lingkungan tak bia di pisahkan, lingkungan memberikan arti penting pada manusia untukk memenuhi hidupnya, lingkungan dapat memberikan kebutuhan hidup untuk manusia, pada intinya laingkungan memberikan kesejahtraan, jadi sepantasnya kita menjaga lingkungan dan menjaga ekosistem yang ada. Allah berfirman dalam surat as-syuara ayat 183 yang berarti, “Dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merjalela di mmuka bumi engan membuat kerusakan” jadi sudah terbukti allah memerintahkan kita sebagai manusia untuk menjaga lingungan.

Pengelolaan lingkungan memiliki tujuan sebagai berikut.

•    Mencapai kelestariaan hubungan manusia dengan lingkungan hidup sebagai tujuan membangun manusia seutuhnya
•    Mengendalikan pemanfaatan sumber daya secara bijaksana
•    Mewujudkan manusia sebagai Pembina lingkungan hidup
•    Melakksanakan pembangunan berwawasan lingkungan untuk kepentingan generasi sekarang dan yang akan dating.
•    Meliindungi Negara terhadap dampak kegiatan di luar wilayah Negara yang menyebabkan kerusakan dan pencemaran lingkungan.

Interaksi dalam Lingkungan Sosial

Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang dinamis, yang menyangkut hubungan timbal balik antara perorangan, antara kelompok manusia dalam bentuk akomodasi, kerja sama, persaingan, dan pertikaian[3]. Interaksi sosial dapat terjadi apabila ada kontak sosial dan  komunikasi. Kontak sosial merupakan usaha pendekatan pertemuan fisik dan mental. Kontak sosial dapat bersifat primer (face to face) dan dapat berbentuk sekunder (melalui media perantara, koran, radio, tv, dan lainlain). Komunikasi merupakan usaha penyampaian informasi kepada manusia lain. Tanpa komunikasi tidak mungkin terjadi interaksi sosial. Komunikasi bisa berbentuk lisan, tulisan, atau simbol lainnya.

Pranata dalam Lingkungan Sosial

Pranata sosial (dalam bahasa Inggris Istilahnya institution) menunjuk pada sistem pola-pola resmi yang dianut suatu warga masyarakat dalam berinteraksi. Pranata adalah suatu sistem norma khusus yang menata rangkaian tinakan berpola mantap guna memenuhi keperluan yang khusus dalam kehidupan masyarakat. Sistem norma khusus dimaksudkan sebagai sistem aturanatuaran[4], artinya perilaku itu didasarkan pada aturan-aturan yang telah ditetapkan.

Problema dalam Kehidupan Sosial

Problema sosial merupakan persoalan kareba menyangkut tata kelakuan yang abnormal, amoral, berlawanan dengan hukum, dan bersifat merusak. Problema sosial menyangkut nilai-nilai sosial dan moral yang menyimpang sehingga perlu diteliti, ditelaah, diperbaiki, bahkan mungkin untuk dihilangkan. Problema sosial yang terjadi dan dihadapi masyarakat banyak ragamnya. Sesuai dengan faktor-faktor penyebabnya, maka problema sosial dapat diklasifikasikan sebagai berikut (Soerjono Soekanto,  1982:1)

§    Problema sosial karena faktor ekonomi, seperti kemiskinan, kelaparan, dan pengangguran.
§    Problema sosial karena faktor biologis, seperti wabah penyakit.
§    Problema sosial karena faktor psikologis, seperti bunuh diri, sakit jiwa, dan disorganisasi.
§    Problema sosial karena faktor kebudayaan, seperti perceraian, kejahatan, kenakalan anak, konflik ras, dan konflik agama.

RPP

Sekolah : SMP…

Mata Pelajaran : IPS Kelas/Semester : VII / Ganjil Materi

Pokok : MANUSIA, TEMPAT, DAN LINGKUNGAN Alokasi

Waktu : 160 Menit

  1. Tujuan Pembelajaran

Setelah kegiatan pembelajaran dilaksanakan, peserta didik diharapkan dapat:

  • menjelaskan pengertian konsep ruang
  • menjelaskan konsep saling melengkapi antar ruang (complementarity atau Regional Complementary)
  1. Media Pembelajaran & Sumber Belajar
  • Media Pembelajaran; Gambar tentang kegiatan sehari-hari dan tayangan slide Power point (ppt)
  • Sumber Belajar; Buku Siswa IPS kelas VII, Buku IPS lain yang relevan, internet, narasumber, lingkungan sekitar dan sumber lain yang relevan
  1. Langkah-Langkah Pembelajaran

Kegiatan Pendahuluan (15 Menit

  • Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran,
  • memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi selanjutnya.
  • Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan & manfaat) dengan mempelajari materi : Saling Melengkapi (complementarity atau Regional Complementary). Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh, Kegiatan Inti ( 90 Menit ) Kegiatan Literasi Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi Saling Melengkapi (complementarity atau Regional Complementary).
  • Critical Thinking Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik.
  • Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi Saling Melengkapi (complementarity atau Regional Complementary).
  • Collaboration Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Saling Melengkapi (complementarity atau Regional Complementary).
  • Communication Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan Creativity Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Saling Melengkapi (complementarity atau Regional Complementary).
  • Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami Kegiatan Penutup (15 Menit) Peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran.tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
  • Guru membuat rangkuman/simpulan pelajaran.tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here