indini arifah parawansagh

0
52

HIDUP DIATAS PRINSIP

Hidup adalah sebuah perjalanan dan Allah memberikan beribu-ribu jalan untuk setiap insan manusia.Dan dengan ini manusia bebas melakukan apa saja atas haknya dan terikat dengan takdirnya.Mungkin sebagian orang mengatakan bahwa hidup kita sudah Allah takdirkan yang tercatat di laufudz mahfudz maka kita haruis ikhlas dan menerima.Benar akan perkataan itu.Akan tetapi sayangnya masih banyak sebagia orang salah presfektif akan hal ini akibatnya   mereka keterbelakaan dan kesempitan atas perkembangan diri mereka.Bahkan mungkin mereka akan merasa pasrah sebelum mereka melangkah.

Dengan ini mari kita pahami bersama, renungi bersama.Bagaimana kita hidup agar hidup beneran.Hai sobat,,,,sangat perlu kita ketahui dan pahami akan perkataan tadi “bahwasanya takdir kita telah Allah catat dilaufudz mahfud”.Dalam hal ini jangan kita hanya memahami konteks kata semata akan tetapi melihat apa sebenanya tujuan kata ini.

Relasi antara kebebasan manusia dengan takdir Tuhan terdapat pada QS. Ar-Ra’d 13: 11 yang berbunyi :

13:11

Sumber image : https://legacy.quran.com/13/11

Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.

Dalam hal ini Bapak mufasir Prof.Dr. Quraisy Shihab menyatakan :

Sesungguhnya Allahlah yang memelihara kalian.
Setiap manusia memiliki sejumlah malaikat yang bertugas–atas perintah Allah–menjaga dan memeliharanya.


Mereka ada yang menjaga dari arah depan dan ada juga yang menjaga dari arah belakang.
Demikian pula, Allah tidak akan mengubah nasib suatu bangsa dari susah menjadi bahagia, atau dari kuat menjadi lemah, sebelum mereka sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka sesuai dengan keadaan yang akan mereka jalani.


Apabila Allah berkehendak memberikan bencana kepada suatu bangsa, tidak akan ada seorang pun yang dapat melindungi mereka dari bencana itu.
Tidak ada seorang pun yang mengendalikan urusan kalian hingga dapat menolak bencana itu. (https://risalahmuslim.id/quran/ar-rad/13-11/#elementor-tab-title-2001)

Kita ambil hikmah dari ayat ini bahwasanya Allah memberikan kebebasan kepada kaum muslimin wal muslimat untuk menentukan arah hidupnya.Semua tergantung pada apa yang akan kita lakukan, apa yang aka kita perbuat dan apa yang akan kita putuskan.Bukan hanya semata-mata Allah memberikan kepada kita takdir lantas kita pasrah dan mematung.Seperti contoh ketika kita hari ini sulit dalam hal ekonomi.Maka kita diam saja karena semua rezeki telah Allah atur untuk masing-masing individu.Pertanyaanya bisakah uang itu datang sendri kepada kita.Tentu tidakkan kawan.Perlu adanya usaha, ikhtiar baik secara nyata dengan mencari kerja atau dengan mengelolah tanaman dll.

Begitupun dengan diri kita kawan.Semua yang menentukan kita  k menjadi seperti apa.Tentu perlunya ikhiar semaksimal mungkin untuk kita mampu menggapai jalan tersebut ini dari segi lahiriyah.Adapun dari segi bathiniyah kita bertawakal, berpasrah kepada Allah setelah emlakukan perjuangandalam ikhtiar kita.Inilah yang dimaksud takdir dan kehendak Allah.

jadi untuk kawan-kawanku semua tetap semngat dalam menjalani kehidupan ini, atur pola pikir sebaik mungkin untuk dirimu sendiri.karena pola pikir sangat berpengaruh terhadap segala tindak tanduk dirimu.Jangan merasa beban tapi jadikanlah semua adalah proses perjalanan.Sehingga apa yang kita hadapi akan terasa nikmat.Ya,,, memamng semua ada arus bahagia dan dukanya.Namun bukankah kita juga tidak ingin tenggelam dalam kefakiran pola kita sendiri.Pesan dari penulis jangan pernah sekali kali mengatakan sulit sebelum kamu mencobanya.Sebab blamana ini terus menjadi acuan pola pkir.Maka kedepannya kita sebelum melakukan bertindak hal sesuatu apapun akan terasa sungkan atau bahkan enggan yang akhirnya keterpaksaan.Tetapi cobalah terlebih dahulu, bangunlah, geraklah.walau akhirnya kamu disitu akan mengalami kesulitan.Akan tetapi kamu tau sebelah mana yang suilt dan segera carilah solusinya.alhamdulillah insya Allah nanti akan ada jalan keluar..

terima kasih

semoga bermanfaat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here