Lestari Simanungkalit-19311005-BISNIS DIGITAL

0
104

E-BUSSINESS DAN E-COMMERCE

Pengertian E-Bussiness

E-bisnis (Inggris: Electronic Business, atau “E-business“) adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer. Istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Lou Gerstner.

Pengertian E-Business Menurut Para Ahli

Berikut ini terdapat beberapa pengertian e-business menurut para ahli, terdiri atas:

  1. Pengertian E-business menurut Steven Alter

Praktek pelaksanaan dan pengelolaan proses bisnis utama seperti peracangan produk, pengelolaan pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan, pemenuhan pesanan dan penyediaan servis melalui penggunaan teknologi komunikasi, komputer dan data yng telah terkomputerisasi.

  1. Pengertian E-business menurut Sid L. Huff

E-business meliputi semua hal yang harus dilakukan menggunakan yeknologi informasi dan komunikasi untuk melakukan kegiatan bisnis antar organisasi maupun dari organisasi ke konsumen.

  1. Pengertian E-business menurut Kenneth C. Laudon

Penggunaan internet dan teknologi digital lainnya untuk komunikasi, koordinasi dan manajemen organisasi.

  1. Pengertian E-business menurut Samantha Shurety

Mengenai penggunaan teknologi internet untuk melakukan transformasi proses bisnis yang dilakukan.

  1. Pengertian E-business menurut Daniel Amor

Menghubungkan sistem teknologi informasi tradisional dengan internet akan menjadi sebuah e-business

  1. Pengertian E-business menurut SearchCIO

Mengelola bisnis di internet yang terkait dengan pembelian, penjualan, pelayanan terhadap konsumen, dan kolaborasi antar rekan bisnis.

Model E-Business

Adapun model-model E- business dapat dikategorikan menjadi Sembilan Model bisnis yaitu:

  • Virtual Storefront, yang menjual produk fisik atau jasa secara online, sedangkan pengirimannya  menggunakan sarana – sarana tradisional. seperti jasa posdan kurir.
  • Marketplace Concentrator, yaitu yang memusatkan mengenai informasi produk dan jasa dari beberapa produsen pada satu titik sentral. Pembeli dapat mencari, membanding-bandingkan dan kadangkala juga melakukan transaksi pembelian.
  • Information Brokerme, yaitu menyediakan informasi mengenai produk, harga dan ketersediaannya dan terkadang menyediakan fasilitas transaksi. Namun nilai utamanya adalah nformasi yang disediakan.
  • Transaction Broker, yaitu pembeli dapat mengamati berbagai tarif dan syarat pembelian, namun aktifitas bisnis utamanya adalah memfasilitasi transaksi.
  • Electronic Clearinghouses, yaitu menyediakan suasana seperti tempat lelang produk, dimana harga dan ketersediaan selalu berubah tergantung pada reaksi konsumen.
  • Reverse auction, yaitu konsumen mengajukan tawaran kepada berbagai penjual untuk membeli barang atau jasa dengan harga yang disfesifikasi oleh pembeli.
  • Digital Product Delivery, yaitu menjual dan mengirim perangkat lunak, multimedia, dan  produk digital lainnya lewat internet.
  • Content Provider, yaitu yang memperoleh pendapatan melalui penyediaan kontan.

Jenis-Jenis E-Business

Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis E-Business, terdiri atas:

  • B2B atau Busines To Busines
    Ini adalah suatu jenis usaha yang digunakan antara perusahaan satu dengan perusahaan yang lain baik perusahaan yang berjalan di bidang industri serupa maupun yang berbeda yang transaksinya menggunakan jasa internet.
  • B2C atau Busines To Consumer
    Jenis ini adalah jenis bisnis perdagangan elektronik oleh suatu perusahaan yang akan menjual langsung produk produksinya ke pada para pembelinya. B2C menawarkan produk yang kualitasnya baik dan bagus dengan harga yang relatif murah dan pelayanannya yang baik sehingga jika di lakukan dengan baik dan benar dapat dengan cepat meraih kesuksesan.
  • C2C atau Consumen To Consumen
    Di jenis ini yang menjual produk adalah pelanggan yang di jual ke pelanggan lainnya.
  • C2B atau Consumen To Busines
    Ini adalah suatu jenis bisnis yang konsumen atau pelanggan memberitahukan apa yang di butuhkan. Lalu para pemasok akan saling bersaing siapa yang dapat menyediakan apa yang konsumen tadi minta atau yang di inginkan.

Pengertian dan Sejarah E-Commerce

E-Commerce adalah : Perdagangan ( jual / beli ) melalui jaringan elektronik dimana komputer sebagai sarana yang digunakan untuk memudahkan semua operasi perusahaan

Perkembangan teknologi informasi terutama internet, merupakan faktor pendorong perkembangan e-commerce. Internet merupakan jaringan global yang menyatukan jaringan komputer di seluruh dunia, sehingga memungkinkan terjalinnya komunikasi dan interaksi antara satu dengan yang lain diseluruh dunia. Sampai saat ini internet merupakan infrastruktur yang ideal untuk menjalankan e-commerce, sehingga e-commerce pun menjadi identik dalam menjalankan bisnis di internet.

Dengan menggunakan teknologi informasi, e commerce dapat dijadikan sebagai solusi untuk membantu perusahaan dalam mengembangkan perusahaan dan menghadapi tekanan bisnis. Tingginya tekanan bisnis yang muncul akibat tingginya tingkat persaingan mengharuskan perusahaan untuk dapat memberikan respon. E commerce dapat meningkatkan efisiensi biaya dan produktifitas perusahaan, sehingga dapat meningkatkan kemampuan perusahaan yang konsisten.

Hubungan E-Bisnis dan E- Commerce

Ada 2 operasional perusahaan dalam e-commerce, yaitu :

  • Pihak Internal
    (Bag. Keuangan, Bag. Pemasaran, Bag. Produksi, dan bagian fungsional lainnya).
  • Pihak Eksternal
    (Pelanggan, Pemasok, Pemerintah, Konsumen, dan lingkungan lainnya).

E-commerce (electronic commerce) adalah pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui system elektronik seperti internet, televisi, world wide web, atau jaringan-jaringan computer lainnya. E-commerce melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis. Salah satu jaringan yang digunakan adalah internet.

Perbedaan E-Business dan E-Commerce

Pada dasarnya, e-commerce dan juga e-business bisa kita bedakan dengan sangat mudah. Hampir semua e-commerce adalah bagian dari e-business, jadi tidak salah apabila kita menyebutkan banyak toko – toko online sebagai bentuk dari e- commerce ataupun e-business. Namun demikian, tetap ada sebuah perbedaan antara kedua layanan yang berada di dalam jaringan internet ini, yaitu:

E-business mencakup area yang sangat luas, mulai dari pembangunan modal, sumber daya manusia, sumber daya teknologi, proses marketing dan pemasaran, manajemen perkantoran, proses audit, dan segala macam elemen lainnya. Sedangkan, e-commerce hanya berfokus pada proses jual beli atau pemindahtanganan yang dilakukan melalui proses transaksi secara elektronik di sebuah situs.

E-commerce merupakan bagian kecil dari sebuah e-business. Ibaratnya, apabila kita ibaratkan sebagai tubuh manusia, e-business adalah seluruh tubuh manusia, sedangkan e-commerce hanyalah bagian tangan kiri atau tangan kanan manusia saja.

E-commerce hanya membutuhkan spesifikasi dan kemampuan analisa dari segi penjualan dan transaksi saja, sedangkan e-business membutuhkan pertimbanan matang dari berbagai aspek, mulai dari aspek pemasaran, produksi, dan sebagainya.

Contoh E-Business dan E-Commerce

Beberapa contoh e-business saat ini yaitu koran atau media cetak yang ada berbasis online-nya, jadi tidak hanya media cetaknya saja. Banyak sekali media cetak yang menjalankan bisnisnya tidak hanya melalui media cetak saja tapi juga melalui media online di internet dan tentunya banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan misalnya seperti: berita yang bisa diakses kapan saja oleh seluruh masyarakat dan berita yang lebih update dll. Lalu contoh lainnya saat ini banyak sekali toko-toko fashion yang tidak hanya menjalankan bisnisnya di dunia nyata tapi mereka juga menjalankan bisnisnya dengan cara online.

Untuk lebih jelasnya mengenai e-commerce, maka berikut ini adalah beberapa contoh dari e-commerce yang cukup populer:

  • Ebay
  • Alibaba
  • Tokopedia
  • Lazada
  • Zalora
  • Shope
  • OLX

Dengan banyaknya deretan situs website ternama yang basis e-commerce ini tentunya manfaat online shop bagi penjual dan pembeli sangatlah dirasakan oleh hampir seluruh masyarakat. Hal ini pastinya membawa dampak positif dalam perkembangan ekonomi juga.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here