Peran Mahasiswa dalam Perubahan Bangsa

0
97

Peran Mahasiswa dalam Perubahan Bangsa

Mahasiswa adalah sebutan bagi orang yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi atau bisa disebut dengan maha nya siswa. Hal ini berarti seorang mahasiswa harus mempunyai nilai lebih daripada seorang yang masih menyandang gelar siswa. Mahasiswa harus mampu memberikan dedikasi  bagi dirinya, lingkungan, masyarakat, dan bangsa. Mahasiswa juga diharapkan mampu bertanggung jawab dan memiliki integritas yang tinggi. Mahasiswa memiliki peran besar dalam perubahan bangsa. Mahasiswa mempunyai sikap kritis. Mahasiswa bisa dijadikan tolak ukur bagi kondisi masa depan bangsa. Apabila sikap mahasiswa itu baik, bermoral, mempunyai pengetahuan tinggi, dan berwawasan luas, maka akan ada kemajuan pada masa depan.

Sebagai kaum intelektual, mahasiwa harus mampu memperankan diri dalam dunia pendidikan maupun masyarakat. Mahasiswa memiliki tempat tersendiri di lingkungan masyarakat dalam menentukan arah perjuangan bagi bangsa dengan kontribusi mahasiswa tersebut. Mahasiswa diharapkan mampu menyumbangkan pengetahuannya kepada masyarakat di lingkungan sekitarnya. Mahasiswa dan masyarakat harus bekerja sama untuk membentuk kehidupan masyarakat yang lebih bermutu.

Sebagai pembelajar serta bagian dari masyarakat, mahasiswa memiliki peran penting yang telah dikelompokkan oleh para pakar yakni agent of change, social control, dan iron stock. Peran tersebut harus diemban oleh mahasiswa demi mewujudkan masa depan bangsa yang lebih baik. Mahasiswa bukan hanya sekadar agen perubahan tetapi mahasiswa harus menjadi aksi nyata yang berperan dalam pembangunan fisik dan non fisik suatu bangsa. Mahasiswa bukan hanya dituntut menjadi pengamat tetapi harus harus juga mampu menjadi pelaku dalam masyarakat. Sadar atau tidak, pemimpin bangsa ini banyak melakukan ketidakadilan yang merugikan masyarakat. Kita sebagai mahasiswa harus berpikir untuk mengubah semua ini. Perubahan yang dimaksud yaitu perubahan kearah positif.

Berlandaskan dengan pola berfikir, wawasan, tingkat pendidikan, dan norma-norma yang berlaku di sekitarnya, mahasiswa menjadi panutan di masyarakat. Mahasiswa mempunyai sikap kritis untuk menjadi partisipasi aktif dalam masyarakat dengan menyampaikan ide-ide perbaikan yang logis. Sebagai mahasiswa kita harus menumbuhkan jiwa kepedulian sosial terhadap masyarakat karena mahasiswa juga bagian dari masyarakat. Mahasiswa harus lebih peka terhadap masalah-masalah sosial yang terjadi di masyarakat. Tidak hanya demonstrasi, mahasiswa juga dapat melakukan diskusi atau kajian untuk membahas solusi atas masalah yang terjadi pada masyarakat sehingga mahasiswa dapat menjadi social control ditengah kesibukannya sebagai mahasiswa.

Mahasiswa sebagai iron stock berarti mahasiswa sebagai pengganti generasi-generasi sebelumnya, tentu dengan kemampuan, keterampilan, dan akhlak yan mulia yang inheren dalam dirinya. Dengan kata lain, mahasiswa adalah aset, cadangan, dan harapan bangsa di masa depan. Lantas apa yang harus dilakukan untuk memenuhi pera sebagai iron stock? Tentu saja memperkaya diri dengan pengetahuan  baik dari segi keprofesian maupun masyarakat dan mempelajari kesalahan yang terjadi pada generasi sebelumnya untuk dijadikan evaluasi pengembangan diri kedepannya. Peran mahasiswa sebagai iron stock dapat diwujudkan mulai dari melibatkan diri dalam organisasi-organisasi baik organisasi internal maupun organisasi eksternal kampus.

Begitu kompleksnya peran mahasiswa untuk membangun bangsa ini dan diharapkan mampu memainkan tiga peran yaitu agent of change, social control, dan iron stock dimasyarakat dengan tetap berpegang teguh pada kearifan lokal. Mahasiswa memiliki tempat tersendiri dilingkungan masyarakat untuk menjadi panutan bagi masyarakat. Mahasiswa adalah unsur terpenting dalam pembangunan bangsa dan generasi yang ditunggu-tunggu bangsa ini untuk melakukan perubahan yang lebih baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here